KOTA BEKASI - Kota Bekasi menjadi salah satu Kota yang terdampak cukup parah dalam bencana Banjir yang terjadi di awal tahun 2020. Berdasarkan data dari BNPB terkait jumlah pengungsi terbanyak ada di Kota Bekasi mencapai
149.537 jiwa yang tersebar di 97 titik pengungsian.

Pemerintah Kota Bekasi mengambil tindakan rehabilitasi pasca banjir di sejumlah wilayah terdampak dengan melakukan kegiatan K3 yang melibatkan aparatur Pemkot Bekasi bersama dengan warga masyarakat membersihkan sisa-sisa sampah yang masih tertinggal akibat terjangan banjir.

Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Bekasi membantu melaksanakan kegiatan K3 di wilayah Kelurahan Kalibaru mulai tanggal 7 Januari sampai tanggal 10 Januari 2020.

Kegiatan tanggap Darurat penanggulangan dan rehabilitasi pasca banjir oleh Diskominfostandi ini dimulai pada hari selasa tanggal 7 Januari 2020 di Jl. Kalibaru Timur No. 17 RW. 6 Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Di lokasi ini ketinggian air sempat mencapai 1,5 hingga 2 meter. Para aparatur bersama warga membersihkan tumpukan sampah yang menutupi badan jalan di wilayah tersebut.

Hari ini, Rabu 08 Januari 2020 Diskominfostandi kembali melakukan tanggap darurat rehabilitasi pasca banjir di Gg. H. Abdul Jalil Kelurahan Kalibaru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi. Di lokasi ini juga banjir menggenangi rumah warga hingga setinggi 1,5 meter.

Aparatur Diskominfostandi Kota Bekasi membagi 2 tim penanggulangan pasca banjir. Tim yang pertama bertugas mulai dari pulul 08.00 hingga 12.00. Dilanjutkan dengan Tim kedua mulai pukul 12.00 sampai 16.00 WIB.

Diharapkan dari kontribusi yang dilakukan oleh Diskominfostandi dan Pemerintah Kota Bekasi dapat meringankan beban warga khususnya terkait penanganan sampah yang tersisa pasca banjir yang melanda Kota Bekasi. (IF-PIP)