Jakarta - Pemerintah Kota Bekasi melalui Tim Pelaksana SmartCity Bidang e-Government Diskominfostandi Kota Bekasi mengikuti undangan penilaian monitoring dan evaluasi dalam rangka program gerakan menuju 100 Smart City 2019 yang dilaksanakan pada  Senin 04/11/2019 s/d Rabu 06/11/2019 di Balai Sudirman Jakarta Selatan.

Program Gerakan Menuju 100 Smart City 2019 ini digagas oleh Kementrian Kominfo bekerjasama dengan Kementrian dalam Negeri, Kementrian PUPR, Kementrian Bappenas, Kementrian Keuangan dan Kantor Staf Kepresidenan.

Gerakan untuk membimbing 100 Kota/Kabupaten terpilih dalam menyusun Masterplan Smartcity agar bisa lebih memaksimalkan pemanfaatan teknologi (IT),Sumber daya Alam (SDA) dan Sumber daya manusia (SDM) sehingga terjadi peningkatan potensi masing-masing daerah dan pelayanan yang baik terhadap masyarakat .


Ada 6 (enam) aspek penting dalam konsep Smart City yaitu : Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Society, Smart Living dan Smart Environment. Persepsi bahwa smart city harus TI merupakan pandangan keliru melainkan dilihat dari dampak langsung kepada masyarakat.

Program Evaluasi Smart City dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun dan diharapkan setiap Kota/Kabupaten yang masuk daftar Gerakan 100 Smart City memberikan laporan monitoring dan evaluasi melalui kuisioner dilengkapi dengan bukti-bukti pelaksanaannya yang nantinya akan dilakukan Assement oleh Kementrian Kominfo berserta Tim.