KOTA BEKASI - Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, sekaligus Bunda Paud, Atalia Praratya Kamil melakukan kunjungan sekaligus siaran keliling (SARLING) ke Kota Bekasi. Lokasi pertama yang dikunjungi oleh Ibu Atalia adalah Posyandu dan PAUD Seroja di Perumahan Harapan Baru 1, Jl. Pala Raya, RT 05, RW 06, Kelurahan Kota Baru Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi. Rabu (14/8/2019). 

Dalam kunjungannya tersebut Ketua TP PKK Jawa Barat didampingi oleh Ketua TP PKK Kota Bekasi beserta Ibu Wakil TP PKK meninjau langsung proses imunisasi dan penimbangan bayi, kunjungan tersebut juga sekaligus untuk menyerahkan bantuan timbangan digital kepada Posyandu Seroja.

Selain itu, ia juga berinteraksi langsung dengan siswa-siswi PAUD Seroja dan membacakan dongeng dengan penuh semangat. Kegiatan dilanjutkan dengan membagikan makanan sehat yang berbahan baku dari olahan ikan, sebagai salah satu pemenuhan gizi yang diperlukan oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan.

Sarling yang dilakukan oleh Ibu Atalia juga diikuti oleh 6 Kepala Dinas dari Provinsi Jawa Barat. salah satu diantara pejabat yang hadir adalah Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat yang juga ikut serta meninjau langsung ke kampung KB Kemuning yang berlokasi di Kelurahan Kali Baru Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi.

Kampung KB Kemuning menjadi lokasi kedua Ibu Atalia dalam kunjungan Sarlingnya di Kota Bekasi. Dalam sambutannya beliau mengingatkan khususnya untuk ibu-ibu penggerak PKK untuk selalu menjaga keluarga dan lingkungannya agar terus melakukan hidup sehat dan mensosialisasikan program keluarga berencana.

Selain kunjungan ke Posyandu, PAUD, serta Kampung KB. Ibu Atalia yang juga sekaligus sebagai Bunda Literasi melakukan kunjungan ke SMAN 1 Kota Bekasi. Kunjungan tersebut disambut meriah dan antusias oleh para guru dan siswa-siswi yang hadir disana. Sambutan dimulai dengan tarian tradisional, pengalungan bunga yang diberikan oleh perwakilan guru, serta foto bersama guru-guru. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan motivasi kepada siswa-siswi untuk terus memiliki cita-cita yang tinggi, membekali diri dengan agama, dan mampu memberikan kontribusi bagi bangsa ini.

Disela-sela memberikan motivasi, Ibu Atalia beserta seluruh siswa-siswi dan tamu undangan yang hadir bersama-sama melakukan Ikrar anti Hoaks. Beliau juga menambahkan pentingnya untuk memfilter berita agar masyarakat khususnya anak-anak muda agar tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks, karena memiliki dampak buruk yang sangat besar.

Gerai perajin Butique Antique juga menjadi lokasi yang dikunjungi oleh ibu Atalia di Kota Bekasi. Di lokasi ini ia melihat batik khas Bekasi yang memiliki corak dan pakem tersendiri. Ia juga sangat antusias melihat usaha yang dikembangkan oleh salah satu gerai yang memproduksi batik khas Kota Bekasi sekaligus dukungannya terhadap dunia usaha yang ada di Kota Bekasi.