Diskominfostandi Kota Bekasi Turut serta Dalam Uji Publik dan Sosialisasi SPBE

13 Desember 2019AdminTIK
Diskominfostandi Kota Bekasi Turut serta Dalam Uji Publik dan Sosialisasi SPBE

Jakarta - Kegiatan Uji Publik dan Sosialisasi Penyususnan Dokumen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektroktik (SPBE) yang dilaksanakan di Hotel Kristal, Cilandak Barat, Jakarta Selatan dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Kementrian, Badan, dan Instansi Pemerintahan Daerah. Perwakilan Diskominfostandi Kota Bekasi dari Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Seksi Keamanan Informasi Zaky Ismail, A.Md turut serta dalam acara tersebut. Rabu (11/12) 

Pembukaan Kegiatan Uji Publik dan Sosialisasi Penyusunan Dokumen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) oleh Deputi Bidang Proteksi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ahmad Toha, S.AP. Dalam pembukaanya beliau menyampaikan bahwa ancaman terhadap SPBE semakin meningkat sehingga mengakibatkan terganggunya proses pelayanan pemerintahan kepada masyarakat terkait ketersediaan, kerahasiaan, dan integritas dari informasi. untuk itu diperlukan pedoman yang mengatur standarisasi keamanan SPBE.

Pembahasan mengenai Pedoman Tata Kelola Keamanan Informasi SPBE disampaikan oleh Ronald Tumpal selaku pembawa materi dari BSSN terkait domain SPBE yang dimoderatori oleh Riko Sugiyono.

Aris Munandar selaku pemateri Arsitektur Keamanan Informasi, menyampaikan Arsitektur Keamanan Informasi adalah cara yang dilakukan untuk menentukan analisis, desain, perencanaan, dan pelaksanaan bagi suatu organisasi, hal ini dilakukan untuk keberhasilan pengembangan dan pelaksanaan strategi. Domain Arsitektur Keamanan Informasi ini mengacu terhadap FEA (Federal Enterprise Acrhitecture) Version 3.0.

Pembahasan materi mengenai Keamanan Pusat Data pada SPBE disampaikan oleh Luhut dan Sofyan selaku Tenaga Ahli dari BSSN. Beliau menyampaikan bahwa Keamanan Pusat Data (Data Center) SPBE adalah suatu fasilitas yang  digunakan untuk menempatkan sistem komputer dan komponen-komponen terkaitnya, seperti sistem telekomunikasi dan penyimpanan data. Untuk referensi atau Best Practice terkait Keamanan Pusat Data mengacu kepada TIA-942 Standar Aspect.

Pembahasan materi mengenai Proses Bisnis SPBE disampaikan oleh Ira dan Dwi selaku pemateri dari BSSN. Beliau menyampaikan bahwa Proses Bisnis SPBE adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang akan menghasilkan produk atau layanan. Untuk referensi atau Best Practice terkait Proses Bisnis SPBE mengacu kepada ISO 27001:2013, COBIT 5 Security, Storage Area Network (SAN) dan National Institute of Standards and Technology (NIST). 

Danang Jaya dan Herison selaku pemateri Audit Keamanan SPBE dari BSSN menyampaikan bahwa Audit Keamanan SPBE adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dari infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Untuk referensi atau Best Practice terkait Proses Bisnis SPBE mengacu kepada ISO 19011:2018.

Instrumen yang ada pada Indeks Keamanan Informasi (Indeks KAMI) akan mempermudah dalam proses meraih sertifikasi ISO 27001:2013 apabila semua instrumen yang ada dilaksanakan dan melengkapi dokumen terkait Indeks KAMI. (AR/TIK)

DISKOMINFOSTANDIAlamat
Jl A. Yani No.2 Komplek GOR Bekasi Selatan, Kota Bekasi - 17144
SOSMEDLink Sosial Media
Silahkan kunjungi alamat akun sosial media kami dibawah ini.
DISKOMINFOSTANDIAlamat
Jl A. Yani No.2 Komplek GOR Bekasi Selatan, Kota Bekasi - 17144
Sosmed Link Media Sosial
Silahkan kunjungi alamat akun sosial media kami dibawah ini.

All rights reserved.

Copyright by DISKOMINFOSTANDI KOTA BEKASI. All rights reserved.