Bekasi Kota – Pemerintah Kota Bekasi mulai menerapkan pelayanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) secara terintegrasi melalui sistem dalam jaringan atau host to host dan prosesnya akan segera terealisasikan melalui seluruh Kecamatan yang ada di Kota Bekasi.

Untuk menunjang program pemerintah tersebut Diskominfostandi Kota Bekasi melalui Bidang Teknologi, Informasi dan Komunikasi tindaklanjuti instruksi Wali Kota Bekasi tentang pelayanan BPHTB diseluruh Kecamatan Kota Bekasi.

Dalam hal ini Diskominfostandi memfasilitasi dan penarikan kabel UTP untuk LAN Jaringan PC Client Front Office di seluruh Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Jumat (27/12/2019)

Pelayanan BPHTB terintegrasi bertujuan mengoptimalkan pendapatan asli daerah dengan mengupayakan tidak terjadinya kebocoran-kebocoran di dalam proses pengumpulan pajak dan retribusi daerah.

|Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara luas dalam berbagai aspek, salah satunya peningkatan BPHTB dengan langkah-langkah percepatan, kemudahan, dan penyederhanaan proses melalui pemanfaatan secara maksimal jaringan teknologi informasi atau by online system yang telah terpasang di Front Office Kecamatan seluruh Kota Bekasi.| kata Walikota Bekasi DR. Rahmat Effendi.

Bang Pepen sapaan akrabnya menjelaskan, tujuan pelayanan terintegrasi atau host to host adalah meningkatkan mutu pelayanan BPHTB ke masyarakat. Sekaligus mengoptimalkan pendapatan BPHTB yang menjadi pendapatan asli daerah (PAD).

Hal itu demi percepatan pembangunan serta menutup peluang terjadinya fraud atau kecurangan-kecurangan dan tindakan koruptif lainnya.

Ia menyebut penerapan sistem online akan memberikan kemudahan dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat yang dapat dilakukan di 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi. (AR/TIK)