Kota Bekasi — Rabu (04/09) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota bekasi DR.H.Encu Hermana Radhman, M.M beserta para pejabat Struktural menghadiri Launching Mall Pelayanan Publik MPP di BTC Mall Bekasi Timur. Acara yang diselenggarakan di Bekasi Trade Center (BTC) Mall Lt 2 Jl. HM. Joyo Martono, Bekasi Timur Kota Bekasi berlangsung meriah. Menurut Walikota Bekasi DR. Rahmat Effendi, MPP merupakan program unggulan 100 hari kerja dirinya beserta Wakil Wali Kota DR. Tri Adhianto, yang bertujuan memfasilitasi masyarakat dalam mempermudah pengurusan dokumen.

Untuk tahap awal kata Wali Kota, launching ini terdapat 16 instansi pelayanan publik yang bergabung di MPP BTC Mal, yaitu Polres Metro Kota Bekasi, Bappeda, Disdukcapil, DPMPTSP, Disnaker, Bank BJB, BNI dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu lanjut Wali Kota, terdapat juga Dinkes, Kantor Pos, PDAM Tirta Patriot, Kantor Kementerian Agama, Imigrasi, Telkom, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bekasi Selatan, KPP Pratama Bekasi Barat, KPP Pratama Bekasi Utara. Saya berharap jumlah instansi pelayanan publik yang bergabung diharapkan dapat bertambah sehingga kebutuhan warga semakin terpenuhi,” kata Walikota Bekasi DR. Rahmat Effendi dalam sambutannya, Rabu (4/9/2019).

Sementara itu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Lintong Ambarita, menjelaskan MPP yang sebelumnya berada di Mall Bekasi Junction, Jl. Ir. H. Juanda Bekasi Timur Kota Bekasi sudah tidak beroperasi lagi sejak hari jumat, 30 Agustus 2019. Dan dipindahkan lanjut dia, ke MPP BTC serta sudah mulai beroperasi pada Senin (2/8) ketempat baru yang. Memang proses pemindahan ini memang baru dilakukan sejak tiga hari lalu. Untuk itu, beberapa gerai pelayanan belum dapat beroperasi secara penuh,” jelasnya. Ia bercerita, perpindahan hari ini sudah mulai ada namun masih sebatas pelayanan surat kependudukan, SKCK. Sedangkan yang lainnya kata dia, akan menyusul esok harinya.

Lintong mengatakan, dalam pemilihan tempat tersebut karena lokasi baru ini lebih representatif ketimbang lokasi lama di Pasar Proyek Bekasi Junction, Jalan Mayor Oking (pasar proyek). Hari ini kita sudah launching yang pastinya jaringan internet untuk menunjang kelancaran pelayanan juga sudah dipersiapkan,” katanya. Perpindahan ini lanjut dia, bukan hanya memindahkan lokasinya saja, namun ada beberapa jenis pelayanan baru yang dihadirkan DPMPTSP. Ada 16 instasi yang telah bergabung dan 96 pelayanan, jumlah ini lebih banyak ketimbang di tempat yang lama, hanya 12 instasi dan sekitar 30-an gerai pelayanan,” ucapnya.

Ditambah lagi masih kata dia, hari ini launching Online Single Submission (OSS) tentang implementasi Peraturan Pemerintah nomor 24 Tahun 2018, pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik dan Peraturan Walikota Bekasi nomor 92 tahun 2019 tentang Sistem Perizinan Berusaha terintegrasi secara elektronik. Dengan OPD di MPP berjumlah 16 dari total pelayanan 100 layanan, 38 jenis layanan, OSS 32 buah, dan non OSS 30,” jelasnya.